Sifat Buruk Dari Zodiak Scorpio

Merujuk pada penelitian dari psikolog bernama Bertram Forer, salah satu alasan kebanyakan orang percaya zodiak merupakan karena kita cenderung mempercayai hasil-hasil ramalan sepertinya bernada positif. Namanya manusia memang selalu senang mendengar hal-hal positif tentang dirinya ketimbang sepertinya bernada negatif. Itulah kenapa kebanyakan ramalan atau ulasan zodiak mengobral pernyataan-pernyataan sepertinya akan membuat pembacanya merasa unik dan juga punya banyak kelebihan. Masalahnya, kita harus adil sejak pada pikiran. pada rangka campaign #kononkatanya, Hipweeingin menguji kecil-kecilan teori Forer di atas dengan membuat seri #GansepertinyaZodiakmu.

Saya akan menjelma orang paling jujur dengan lidah paling pedas sedunia, mengungkap sisi negatif dari tiap-tiap zodiak. Kita lihat seberapa batinmu tahan mendengarnya. Sebagian dari kamu mungkin akan muak dan juga tidaklah lagi percaya zodiak, ya ndak apa-apa. Untuk sepertinya tetap percaya, mudah-mudahan bisa jadi bahan introspeksi diri. Terus terang, Scorpio (23 Oktober – 21 November) menurut saya salah satu zodiak dengan kepribadian paling menarik–setelah Sagittarius sih, tapi sifat-sifat negatif mereka tidaklah kalah menonjol rupanya. Watidaklah ultra-tertutup membuat Scorpio tampak dingin dan juga cool, namun kita lihat apakah mereka masih tetap kalem ketika personalitasnya diburai di sini.

  1. Mulai dari sepertinya sudah disepakati bersama, “Cemburu” merupakan nama tengah kaum Scorpio
  2. Di luar saja tampak kalem, Scorpio sebenarnya heboh memendam rasa curiga di kepalanya
  3. Scorpio tidaklah kenal “b aja” atau “lumayan” pada soal perasaan, ia punya kecenderungan ekstrem antara cinta atau benci
  4. Menjadi seseorang sepertinya disukai Scorpio saja bisa berbahaya, apalagi jika menjadi sepertinya sebaliknya
    5, … dan juga “kekerasan” terselip sebagai salah satu kata kunci Scorpio
  5. Poin 18+: Scorpio merupakan zodiak paling sensual. Wow, tapi hidup tidaklah cuma di atas ranjang, Guys 7. Scorpio menyulitkan lingkungan sosialnya karena terlalu tertutup

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *