Roket 18 Ton Milik China Puing- puingnya Jatuh di Sekitar Maladewa

Roket 18 Ton Milik China Puing- puingnya Jatuh di Sekitar Maladewa – Roket Long-March 5B milik China yang diluncurkan pada 29 April lalu diprediksi akan mendarat ke bumi pada Minggu (9/5/2021) sekitar pukul 06.00. Kemungkinan roket itu akan memasuki atmosfer bumi pada Sabtu (8/5/2021). Roket yang membawa modul pertama stasiun luar angkasa terbaru itu akan melesat turun dengan kecepatan ratusan kilometer per jam. Sayangnya, para ahli sulit memastikan roket seberat 18 ton itu akan jatuh di mana. Juru bicara Pentagon, Mike Howard berharap puing roket itu mendarat di laut, bukan di darat.

Dan akhirnya China telah mengonfirmasi lokasi jatuhnya roket Long March 5B di Samudera Hindia dekat Maladewa. Sebelumnya, banyak spekulasi di mana roket ini akan jatuh. setelah melakukan pemantauan dan analisis, China’s Manned Space Engineering Office menyatakan roket yang diluncurkan pada 29 April 2021 itu telah jatuh dalam bentuk puing-puing. Bagian inti dari roket itu masuk kembali ke atmosfer Bumi pada pukul 10.24 pagi waktu Beijing (02.24 pagi GMT atau 09.45 WIB) di titik koordinat 72,47 derajat bujur timur dan 2,65 derajat lintang utara.

Lokasi persis jatuhnya roket ini ada di perairan sebelah barat Maladewa. Namun belum diketahui dengan jelas apakah ada puing-puing yang terjatuh di daratan Maladewa atau tidak. Akhir spekulasi Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi akhir dari spekulasi yang beredar dalam beberapa hari terakhir soal di mana dan kapan roket China ini akan jatuh di Bumi. Spekulasi itu di antaranya, apakah jatuh di kawasan yang dihuni manusia, menimpa pesawat terbang di udara, atau jatuh di tengah lautan. Prediksi yang disampaikan oleh The US Space Command yang menyebut roket yang kembali ke Bumi di atas Semenanjung Arab.

Ada juga prediksi dari Badan Antariksa Eropa yang memperkirakan roket akan terjatuh di zona risiko antara 41,5 derajat lintang utara dan 41,5 derajat lintang selatan. Ini area yang cukup luas, mencakup hampir semua Amerika di selatan New York, seluruh Afrika dan Australia, sebagian Asia selatan Jepang dan Eropa Spanyol, Portugal, Italia, dan Yunani. Sebelumnya, roket Long March 5B diluncurkan oleh China pada 29 April 2021 dari Wenchang Space Lounce Center untuk membawa modul berisi tempat tinggal untuk stasiun masa depan China ke orbit. Setelah selesai melakukan tugasnya, tubuh roket ini terjatuh dan masuk ke atmosfer yang lebih rendah secara tidak terkendali hingga akhirnya dinyatakan terjatuh di perairan sekitar Maladewa.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *