Real Madrid, Atletico Madrid Jadi Tim Paling Overperform di La Liga 20/21

Real Madrid, Atletico Madrid Jadi Tim Paling Overperform di La Liga 20/21 – Atletico Madrid sukses menahbiskan diri sebagai kampiun La Liga 2020/2021. Los Colchoneros -julukan Atletico- memastikan gelar juara tersebut dengan kemenangan pada pertandingan pekan terakhir musim ini, kontra Real Valladolid. Pada pertandinganyang dilaksanakan di kandang Valladolid, Estadio Jose Zorrilla, Sabtu (22/05) malam WIB, Atletico menang dengan skor 2-1. Anak-anak asuh Diego Simeone ini kebobolan terlebih dulu melalui gol Oscar Plano.

Namun, mereka mampu membalas melalui gol-gol Angel Correa dan Luis Suarez. Dengan kemenangan ini, Atletico mengoleksi 86 poin dari 38 pertandingan. Mereka unggul dua poin dari Real Madrid, yang dalam pertandingan lain meraih kemenangan 2-1 kala menjamu Villarreal. Ada sejumlah catatan di balik sukses Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid, dan juga Barcelona, dalam perebutan gelar juara La Liga musim ini. Apa saja catatan-catatan tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Sejatinya, Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona, tim-tim yang sampai pekan ke-37 masih berebut mahkota juara La Liga 2021, merupakan tim-tim yang overperform musim ini. Namun, Atletico merupakan tim yang paling overperform di antara ketiga tim ini. Bahkan, mereka adalah tim yang paling overperform di antara tim-tim peserta La Liga musim 2020/2021.

Dalam perhitungan matematis yang dilakukan Understat, Atletico Madrid, sejatinya hanya memiliki nilai expected points (xPTS) 66,41 poin. Namun, mereka mampu mengoleksi 86 poin. Selisih 19,59 poin ini merupakan selisih antara xPTS dan realisasi poin di antara tim-tim peserta La Liga musim ini. Atletico bukanlah tim yang paling subur dalam mencetak gol. Raihan gol mereka, yang 67 gol, kalah dibanding capaian Barcelona, yang sukses mencetak 85 gol.

Urusan menciptakan peluang pun, Atletico hanya memiliki kualitas peluang (expected goals) sebesar 57,66. Nilai xG Atletico ini berada di bawah Real Madrid, yang memiliki nilai 65,07, dan Barcelona, yang memiliki nilai, 83,96. Namun, soal kemampuan memanfaatkan peluang, Atletico Madrid lah juaranya. Dari nilai xG 57,66, mereka mampu mencetak 67 gol.

Selisih 9,34 antara nilai xG dan catatan gol ini merupakan yang paling besar di antara tim-tim peserta La Liga. Tidak cuma soal penyerangan, urusan pertahanan pun Atletico Madrid jempolan. Benteng pertahanan Los Colchoneros merupakan yang paling kokoh di antara tim-tim peserta La Liga musim 2020/2021 ini. Musim ini, gawang Atletico Madrid hanya kebobolan 25 gol. Ini merupakan nilai kebobolan paling kecil di La Liga 2020/2021.

Untuk ‘memberikan’ kesempatan lawan mencetak gol pun, Los Colchoneros tidak bermurah hati. Mereka hanya memiliki nilai expected goals against (xGA) sebesar 35,67. Nilai ini berada di urutan kedua di bawah Sevilla. Sementara, selisih 10,67 poin antara nilai xGA dan jumlah kebobolan Atletico ini merupakan yang kedua terbaik di bawah Real Madrid. Bagusnya performa lini pertahanan Atletico ini tidak lepas dari penampilan ciamik penjaga gawang mereka, Jan Oblak. Musim ini, di La Liga 2020/2021, kiper asal Slovenia tersebut sukses mencetak 18 cleansheet, salah satu yang terbaik di La Liga musim ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *