Mengenal Angelo Alessio, Loyalis dari Pelatih Ternama, Antonio Conte

Mengenal Angelo Alessio, Loyalis dari Pelatih Ternama, Antonio Conte – Persija Jakarta membuat kejutan dengan menunjuk Angelo Alessio sebagai pelatih anyar untuk Liga 1 2021/2022. Meskipun punya pengalaman melatih yang minim, namun Angelo Alessio dikenal sebagai mantan asisten Antonio Conte.

Peresmian Angelo Alessio diumumkan secara langsung oleh Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, Kamis (10/6/2021) sore WIB. Pelatih asal Italia itu diikat dengan kontrak berdurasi semusim dengan opsi perpanjangan.”Pelatih Persija di Liga 1 itu Angelo Alessio dari Italia. Kontrak setahun opsi perpanjangan sampai 2023,” kata Mohammad Prapanca.

Nama Angelo Alessio memang masih asing di Indonesia karena belum pernah melatih di Asia. Namun, Angelo Alessio sudah lama dikenal sebagai loyalis dari pelatih ternama, Antonio Conte. Angelo Alessio mengawali kariernya sebagai asisten pelatih Napoli rentang 2002-2003.

Takdir kemudian membawanya menukangi klub medioker Italia, Imolese (2004-2005), Messese (2006-2006), hingga SPAL (2008). Angelo Alessio kemudian diajak Antonio Conte untuk membantunya di Sienna pada 2010. Sejak saat itu, Conte selalu membawanya ke tempat di mana dia berkarier semisal Juventus, Timnas Italia, hingga Chelsea.

Pada 2019, Angelo Alessio berpisah dan keluar dari bayang-bayang Conte. Angelo Alessio menerima tawaran melatih klub Skotlandia, Kilmarnock, pada 16 Juni 2019. Namun, kariernya tidak lama dan dipecat pada 17 Desember 2019. Selama menukangi Kilmarnock, pelatih berusia 56 tahun itu mencatatkan 36,36 persentase kemenangan dari 22 pertandingan.

Menerima pinangan Persija Jakarta tentu menjadi pengalaman baru buat Angelo Alessio. Ini menjadi kali pertama bagi Angelo Alessio berkarier di luar Eropa. Angelo Alessio sempat menjadi pembicaraan di Inggris. Hal itu terjadi setelah pengakuannya di media lokal mengenai kisah perseteruan antara Antonio Conte dengan Jose Mourinho. Ketika itu, Angelo Alessio menjadi asisten Antonio Conte di Chelsea.

Perseteruan dimulai saat Chelsea berjumpa dengan Manchester United yang diasuh oleh Jose Mourinho.
Pada pertandingan yang digelar di Stamford Bridge itu, Chelsea menang telak 4-0 atas Manchester United. Antonio Conte ketika itu tidakk mampu menahan diri untuk meluapkan kebahagiannya dengan selebrasi berlebihan sehingga memancing emosi dari Jose Mourinho. Angelo Alessio menyebut, hanya terjadi kesalahpahaman dalam kejadian tersebut. Sebagai loyalis Conte, Angelo Alessio tentu melakukan pembelaan. “Terkadang ada hal-hal yang menjadi tidak profesional. Tidak ada kata-kata yang kasar di antara mereka, akan tetapi semuanya diawali dengan kesalahpahaman,” kata Angelo Alessio saat itu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *