Seorang Ibu Pedagang Sayur Dianiayai Preman

Seorang Ibu Pedagang Sayur Dianiayai Preman – Aksi kekerasan dan penganiayaan dialami oleh seorang pedagang wanita di Pasar Gambir Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara. Korban dianiaya hingga mengalami luka di bagian wajah dan tubuhnya. Video merekam detik-detik pemukulan yang dilakukan oleh sejumlah oknum preman itupun beredar luas di media sosial. Aksi pengeroyokan itu disebut disebabkan karena masalah iuran lapak. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (6/9) lalu.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pedagang wanita dipukul, diinjak, hingga ditendang oleh beberapa pria hingga mengalami luka-luka. Sambil terus menendangi wanita pedagang sayur tersebut, seorang preman bahkan juga mengeluarkan kata-kata tidak pantas. “Babi, babi, babi,” ucap preman tersebut sambil terus menendang korban. Saat dipukuli, wanita tersebut hanya bisa menjerit meminta ampun. Sementara itu, orang-orang yang ada di sekitar juga terlihat tidak berani menolong dan melawan preman tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penyebab penganiayaan terjadi karena masalah pungli (pungutan liar). Korban disebut enggan membayar uang iuran lapak yang diminta oleh preman pada pedagang-pedagang di pasar tersebut. Tidak terima, preman itupun kemudian memanggil rekan-rekannya dan menghampiri lapak korban hingga kemudian melakukan penganiayaan. Akibat penganiayaan tersebut, korban pun mengalami sejumlah luka di bagian wajah dan lebam di tubuhnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *