Miralem Pjanic Merasa Diperlakukan Tidak Baik di Barcelona

Miralem Pjanic Merasa Diperlakukan Tidak Baik di Barcelona – Gelandang asal Bosnia, Miralem Pjanic, telah meninggalkan Barcelona sebagai pemain pinjaman ke klub Turki, Besiktas, pada musim panas ini. Pjanic mengaku tidak bahagia berada di Camp Nou setelah kesulitan untuk bisa menembus tim utama. Bahkan Miralem Pjanic berani bicara bahwa kesulitan yang dialami di Barcelona tidak lepas dari andil sang pelatih, Ronald Koeman, hingga dia memutuskan untuk pergi saja dari Camp Nou.

Pjanic menyebut pelatih asal Belanda itu tidak memperlakukannya dengan baik. Pjanic pun menyebut Koeman sebagai pelatih paling aneh yang pernah bekerja sama dengannya. Menurut Pjanic, Ronald Koeman tidak ada respek terhadap dirinya, tidak pernah memberinya alasan yang jelas mengapa dirinya sulit untuk mendapatkan menit bermain meski berstatus sebagai gelandang berpengalaman.

Akhirnya, Pjanic benar-benar gerah dan ingin meninggalkan Barcelona. Sempat diisukan bakal kembali ke klub lamanya, Juventus, Pjanic kini berlabuh di Turki dan bergabung bersama Besiktas. Gelandang berusia 30 tahun ini dilepas Juventus ke Barcelona pada bursa trasfer musim dingin 2020. Miralem Pjanic berlabuh ke Camp Nou dengan mahar mencapai 60 juta euro.

Ronald Koeman pun merespons mantan anak asuhnya itu. Kepada Mundo Deportivo, Ronald Koeman menyebut semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya adalah bentuk frustrasi dari Miralem Pjanic. “Saya pikir ini adalah sedikit masalah frustrasi dari pemain. Itu saya pahami,” kata Ronald Koeman.

“Namun, dari cara kami bermain, dalam gagasan kami mengenai permainan dengan dan tanpa bola, dia kalah saat beradu dengan para gelandang lainnya. Namun, tidak masalah, saya mendoakan yang terbaik untuknya.” “Kami terus mencoba dan mencoba lagi, dan akhirnya melihat bahwa pemain lain bisa lebih baik darinya,” kata pelatih Barcelona asal Belanda itu. Pemain muda ini sempat membuat heboh jagat sepak bola saat berhasil debut berseragam Barcelona pada usia 16 tahun.

Wonderkid ini memiliki harga mencapai 80 juta euro atau setara dengan Rp1,3 triliun. Miralem Pjanic memang bukan bagian dari rencana Ronald Koeman di Barcelona. Namun, pelatih asal Belanda itu juga merasa kesulitan karena pemain seperti Lionel Messi dan Antoine Griezmann tidak lagi ada di dalam skuadnya.

Kini tekanan yang biasa dibebankan kepada pemain seperti Messi atau Griezmann, harus dialami oleh pemain-pemain muda seperti Pedri dan Ansu Fati. Barcelona pun kini berada di perignkat keempat dalam klasemen sementara La Liga Spanyol jelang jornada keempat yang digelar akhir pekan ini. Blaugrana berada di belakang Real Madrid, Sevilla, dan Valencia.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *