Kemenangan Perdana Arema FC di BRI Liga 1 adalah Hasil dari Proses Panjang

Kemenangan Perdana Arema FC di BRI Liga 1 adalah Hasil dari Proses Panjang – Arema FC mengakhiri tren negatifnya di BRI Liga 1 2021/2022. Butuh lima pertandingan bagi tim berjuluk Singo Edan itu untuk memetik kemenangan pertamanya musim ini.

Persipura Jayapura yang jadi korban pertama mereka di BRI Liga 1 2021/2022 saat bertanding di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Arema menang tipis 1-0 berkat gol cepat Carlos Fortes di menit ke tujuh. Tambahan tiga poin membuat Arema naik ke papan tengah dengan nilai 6.

Pelatih Arema, Eduardo Almeida tampak sumringah dalam sesi konferensi pers. Beban yang selama ini ada dipundaknya sementara hilang. “Kami tahu ini pertandingan susah. Persipura tim bagus. Tapi ini buah dari proses kerja keras selama ini. Baik dalam latihan dan pertandingan,” kata pelatih asal Portugal itu.

Sebenarnya Arema bisa menang lebih besar. Di babak pertama, sekitar 4 peluang emas yang didapatkan Dedik Setiawan masih tidak berbuah gol. Ada yang ditepis kiper Persipura, Fitrul Dwi Rustapa, ada pula yang melenceng.

Almeida mengganti Dedik saat jeda pertandingan karena penyerangnya itu sepertinya masih bernasib tidak baik di pertandingan ini. Tetapi penggantinya, M. Rafli malah tampil dibawah performa terbaiknya. Justru Persipura Jayapura yang mengambil alih permainan.

Namun Almeida ingin lebih dulu menikmati kemenangan ini. Karena raihan tiga poin ini sudah dinantikan lama oleh tim dan supporter.
“Saya pikirkan selesaikan pertandingan dulu di pertandingan ini. Saya tidak ingat berapa peluang yang diciptakan. Tapi penting meraih hasil yang sudah dinantikan Arema FC cukup lama ini,” terang mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Dalam empat pekan, Arema merasa dijauhi keberuntungan. Namun lawan Persipura, dewi fortuna datang. Gol yang dicetak Carlos Fortes merupakan bola kemelut yang jatuh di depannya. Striker asal Portugal ini tanpa kesulitan melepaskan tendangan keras dari jarak dekat ke gawang yang sudah kosong.

Tapi sayang, justru banyak peluang yang dibangun skematik justru gagal berbuah gol. Pastinya ini jadi bahan evaluasi untuk laga selanjutnya. Setidaknya, saat ini Arema tengah menikmati kemenangan pertamanya sebelum bersua Persela Lamongan, 3 Oktober mendatang.

Tapi bukan pencetak gol tunggal, Carlos Fortes yang pantas disebut man of the match di pertandingan itu. Melainkan sang kiper, Adilson Maringa. Penjaga gawang asal Brasil itu tampil sebagai dewa penyelamat Arema. Lebih dari lima peluang emas Persipura digagalkannya.

Pemain Persipura seperti Todd Ferre, Gunansar Mandowen dan lainnya seperti kehabisan akal untuk menjebol gawangnya. Maringa juga mencatatkan cleansheet dua kali beruntun. Sebelumnya, saat bermain imbang lawan PSIS, gawangnya sudah tidak kebobolan.

Maringa sempat diingatkan Aremania. Ketika tampil bagus di awal musim, kiper 31 tahun ini dikhawatirkan cepat puas. Tapi dia bisa menjawabnya dengan tampil konsisten hingga pekan ke lima. Meski sudah kemasukan 4 gol dari 5 laga, Maringa sudah membuktikan dia salah satu kiper terbaik di BRI Liga 1 saat ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *