Kehadiran Cristiano Ronaldo Beri Dampak Negatif pada Gaya Bermain Man United

Kehadiran Cristiano Ronaldo Beri Dampak Negatif pada Gaya Bermain Man United – Cristiano Ronaldo memberi dampak negatif terhadap gaya permainan Manchester United karena hanya memikirkan soal gol yang bisa dia cetak. Cristiano Ronaldo berada dalam performa brilian bersama Manchester United sejak kembali pada bursa transfer musim panas 2021. Sejauh ini, Ronaldo telah mencetak lima gol dalam enam penampilan untuk Manchester United di semua kompetisi.

Namun, Manchester United mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan terakhir dengan takluk dari Aston Villa (0-1) dan Young Boys (1-2). Setan Merah juga hanya mampu menang tipis atas Villarreal dengan skor 1-0 dan bermain imbang 1-1 melawan Everton.

Legenda Ajax, Danny Blind, menilai bahwa Manchester United mengalami kesulitan karena kehadiran Ronaldo yang memberi efek negatif. Menurut Danny Blind, Ronaldo membuat Man United mengubah gaya permainan mereka dan tidak lagi menerapkan pola yang biasa.

Ronaldo memainkan peran striker di Manchester United yang pada musim lalu diisi oleh Edinson Cavani. Hal itu membuat Manchester United harus mengubah cara mereka bekerja, terutama dalam bertahan. Pasalnya, Ronaldo tidak seaktif Cavani dan cenderung punya peran ‘pendiam’ dalam bertahan. Blind mengeklaim bahwa megabintang 36 tahun itu tidak cukup banyak bergerak di lapangan untuk menciptakan ruang bagi rekan satu timnya.

Menurut Blind, Ronaldo hanya menunggu rekan setimnya untuk menyuplai bola dan apa yang dipikirkan cuma bagaimana dirinya mencetak gol. “Ronaldo tidak berpartisipasi aktif,” kata Blind. “Dia seperti berkata, ‘luangkan waktumu’ dan menunggu orang lain untuk merebut bola dari lawan.” “Anda juga melihat pemain lain terlihat seperti, ‘bagaimana kita akan menyelesaikannya?'” “Biasanya striker berlari dari satu bek tengah ke bek tengah lainnya, yang menyebabkan banyak miskomunikasi.”

“Sekarang mereka tidak lagi bermain dengan pola yang biasa.” “Ketika bola berhasil dibelokkan (saat melawan Villarreal), Anda melihat Paul Pogba memberi tahu mereka harus memberikan semua tekanan kepada lawan.” “Ronaldo tidak melakukan itu, dia tidak seperti itu.”

“Dia hanya memikirkan gol dan berharap orang lain akan merebut bola untuknya,” kata peraih 15 gelar bersama Ajax ini mengakhiri. Ronaldo memang terbukti sebagai striker Liga Inggris yang paling jarang melakukan tekanan terhadap lawan.

Menurut laporan Athletic, intensitas Ronaldo menekan lawan lebih sedikit daripada penyerang lainnya yang telah bermain selama 270 menit atau lebih di Liga Inggris musim ini. Statistik menunjukkan, Ronaldo cuma menekan pemain lawan dengan menggiring bola atau melepaskan tembakan rata-rata sebanyak 2,7 kali per 90 menit.

Dengan jumlah tersebut, CR7 berada dalam posisi paling buncit di antara para penyerang lainnya di Liga Inggris. Ronaldo juga masih kalah dari rekan setimnya, Mason Greenwood, yang mencatatkan 9,6 kali tekanan per 90 menit pertandingan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *