Arema FC Tidak Memiliki Rahasia Khusus Mempertahankan Tren Positif di BRI Liga 1

Arema FC Tidak Memiliki Rahasia Khusus Mempertahankan Tren Positif di BRI Liga 1 – Delapan pertandingan tidak tersentuh kekalahan membuat Arema FC bisa bersaing di papan atas BRI Liga 1. Saat ini mereka menempati posisi ketiga di BRI Liga 1 dengan 23 poin.

Apa rahasia tim berjuluk Singo Edan ini bisa mempertahankan tren positif tersebut? Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mengaku tidak punya rahasia khusus. Dia menjalankan tugas seperti biasanya dan membuat pemain fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.

“Kami terus bekerja keras setiap hari. Semua pemain berusaha memberikan usaha terbaiknya. Fokus dari pertandingan per pertandingan. Jadi, tidak ada formula atau rahasia khusus selain kerja keras tersebut,” kata pelatih asal Portugal ini menjelaskan. Dalam sesi latihan Almeida memberikan instruksi yang detail kepada pemainnya. Mulai dari penempatan posisi sampai pengambilan keputusan di lapangan disimulasikan. Para asisten pelatih Arema mengakui jika Almeida merupakan pelatih cerdas.

Sebenarnya saat pertandingan, permainan Arema bisa dibilang belum konsisten. Terkadang bisa menekan sejak menit awal. Tapi ada saatnya mereka kebobolan lebih dulu. Yang pasti, secara mental pemain Arema FC sudah teruji. Lawan Persik misalnya, meski kebobolan lebih dulu, mereka bisa cepat bangkit. Hanya saja ada satu problem yang masih belum teratasi. Ketika sudah unggul, Arema sering mengendurkan serangan dan kehilangan fokus sehingga mereka mulai sering kebobolan.

“Memang benar di babak kedua lawan Persik, kami banyak kehilangan bola. Karena lawan menaikkan pressing. Mereka dapat memaksimalkan pressing itu dengan mencetak satu gol. Tetapi pada pertandingan lainnya, kami akan tampil berbeda lagi,” katanya. Pada akhirnya tidak ada lagi gol yang tercipta sampai waktu tambahan selama tiga menit habis. Persik Kediri pun ditumbangkan oleh Arema FC dengan skor 2-3.
Jika melihat faktor non-teknis, para pemain Arema FC terlihat sangat nyaman. Maklum, mereka seperti tidak memiliki beban lagi.

Berbeda dengan awal musim. Ketika sulit mendapatkan kemenangan, pressure dari suporter lewat media sosial sempat didapatkan Ahmad Alfarizi dkk. Tapi sekarang, suasana dalam tim terlihat enjoy. Itu terpantau dalam posting-an instagram Arema FC. Saat berangkat ke stadion, maupun waktu santai di hotel, sering dihabiskan dengan canda tawa. Para pemain juga lebih akrab. Sehingga chemistry mereka muncul di lapangan.
Suasana nyaman ini juga diciptakan Presiden Arema, Gilang Widya Pramana.

Dia memenuhi kebutuhan pemain secara penuh. Tak ada cerita terlambat gaji dan bonus. Selain itu, pemain dimanjakan dengan dapat bonus-bonus lainnya. Baru-baru ini, pemain dapat jatah khusus jersey dan merchandise tim lainnya. Pemain mengambil jatah itu untuk dibagikan kepada keluarga atau teman dekat. Hal yang sederhana tapi bisa membuat loyalitas pemain meningkat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *